Mempelajari cara membuat kue tentu sangat menyenangkan bagi siapa saja. Namun, Anda mungkin sering merasa bingung saat membaca buku resep. Ada banyak istilah dasar bakery yang sering muncul di dalamnya.

Oleh karena itu, memahami bahasa teknis ini sangatlah penting bagi seorang pemula. Penguasaan kosakata ini akan membuat proses belajar Anda menjadi lebih mudah dan terhindar dari kegagalan.
1. Au Bain Marie
Teknik pemanggangan ini menggunakan media air panas sebagai penghantar panas tidak langsung. Biasanya, loyang berisi adonan ditempatkan di dalam loyang lain yang sudah diisi air panas (sekitar setengah tinggi cetakan). Metode ini sering dipakai untuk membuat dessert lembut seperti crème brûlée, crème caramel, atau cheesecake, agar tekstur tetap halus tanpa retak atau gosong.
2. Kalis
Istilah “kalis” sangat umum dalam pembuatan adonan roti atau bread dough. Adonan dikatakan kalis jika sudah elastis, lentur, dan tidak mudah robek saat ditarik tipis (windowpane test). Tekstur ini menandakan gluten telah terbentuk dengan baik, sehingga roti akan mengembang sempurna dan bertekstur bagus.
3. Proofing
Proofing adalah proses mengistirahatkan adonan roti setelah dikembangbiakkan ragi. Tujuannya agar ragi bekerja menghasilkan gas karbon dioksida, sehingga adonan mengembang dan roti menjadi ringan serta berongga. Proofing bisa dilakukan secara manual di tempat hangat atau menggunakan proofing box khusus. Ada first proofing (bulk fermentation) dan second proofing (setelah dibentuk).
4. Dusting
Dusting berarti menaburkan lapisan tipis gula halus (icing sugar atau powdered sugar) di atas permukaan kue, donat, atau roti yang sudah matang. Teknik sederhana ini memberikan tampilan elegan dan sentuhan manis ekstra tanpa membuat kue terlalu basah.

5. Soft Peak
Saat mengocok whipped cream atau putih telur, tahap soft peak terjadi ketika campuran sudah memutih, mengental, tapi masih lembut. Jika spatula diangkat, puncaknya akan melengkung lembut ke bawah. Tahap ini cocok untuk adonan yang butuh tekstur ringan, seperti mousse atau meringue dasar.
6. Hard Peak (Stiff Peak)
Lanjutan dari soft peak, hard peak dicapai ketika campuran sudah sangat kaku dan mengkilap. Saat spatula diangkat, puncaknya berdiri tegak tanpa melengkung. Tahap ini ideal untuk dekorasi piping pada cake atau membuat meringue yang renyah.

Terus Belajar dan Eksperimen!
Kesimpulannya, menghafal kosakata teknis tersebut tidaklah sesulit yang dibayangkan. Seiring berjalannya waktu, Anda pasti akan terbiasa menggunakannya saat berlatih sehari-hari. Agar kegiatan mempraktikkan resep semakin lancar, Anda tentu membutuhkan peralatan yang memadai.
Planetary Mixer 10/15/20/60 L
Planetary Mixer adalah mesin pengaduk serbaguna yang sangat umum digunakan di dapur komersial, bakery industri, dan pabrik makanan. Mesin ini dinamakan “Planetary” karena pergerakan pengaduknya yang berputar pada porosnya sendiri sambil bergerak mengelilingi mangkuk.
FOTEC memiliki beragam mesin canggih seperti Planetary Mixer dan Deck Oven untuk menunjang kebutuhan produksi Anda. Dengan dukungan alat dari kami, hasil panggangan Anda dijamin akan setara dengan toko kue profesional.


